Sinergi dengan UGM, Bupati Gatut Sunu Buka Diklat Perencanaan Dasar untuk Perkuat SDM Tulungagung

By admin 28 Jan 2026, 21:23:27 WIB Berita Daerah
Sinergi dengan UGM, Bupati Gatut Sunu Buka Diklat Perencanaan Dasar untuk Perkuat SDM Tulungagung

Keterangan Gambar : Sumber berita/doc (Humas/protokol & komunikasi Tulungagung)



TULUNGAGUNG – Dalam upaya meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., secara resmi membuka Diklat Sistem Perencanaan Dasar Kabupaten Tulungagung. 

Acara ini berlangsung di Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM), lantai 4, Yogyakarta.

Baca Lainnya :

​Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran petinggi akademik dan pejabat daerah, di antaranya:

​Dr. Wawan Mas'udi, S.I.P., M.P.A. (Dekan Fisipol UGM)​Dr. Arie Ruhyanto (Direktur PPKK Fisipol UGM)Drs. Johanes Bagus Kuncoro, M.Si. (Kepala Bappeda Tulungagung)​Prof. Dr. Gabriel Lele (Guru Besar Bidang Tata Kelola Kebijakan Publik)

​Serta para peserta dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Tulungagung.

​Dalam sambutannya, Bupati Gatut Sunu Wibowo menekankan bahwa diklat ini merupakan manifestasi nyata dari sinergi yang kuat antara Pemkab Tulungagung dengan UGM, khususnya melalui Fisipol dan Pusat Pengembangan Kapasitas dan Kerja Sama (PPKK).

​Menurutnya, kolaborasi dengan perguruan tinggi adalah kunci utama untuk melahirkan perencanaan yang tidak hanya teknokratis, tetapi juga berbasis ilmu pengetahuan dan adaptif.

​"Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan kunci penting dalam menghadirkan perencanaan pembangunan yang berkualitas dan adaptif terhadap dinamika pembangunan. 

Saya berharap ke depan semakin banyak kolaborasi yang bisa kita jalin," ujar Bupati.

​Lebih lanjut, Bupati berharap diklat ini tidak sekadar menjadi rutinitas peningkatan pemahaman teknis bagi para staf perencana. Target utamanya adalah membentuk pola pikir analitis agar proses perencanaan di setiap perangkat daerah menjadi lebih tajam dan berkualitas secara menyeluruh.

​Bupati juga menitipkan pesan kepada para peserta agar memanfaatkan momentum ini dengan maksimal. Beliau menekankan bahwa peran perencana sangat krusial, sehingga kapasitas diri harus terus diasah tanpa henti.

​"Jadikan diklat ini momentum untuk memperluas wawasan dan memperkuat jejaring antarperencana. Sebagai perencana pembangunan, belajar adalah proses yang tidak boleh berhenti," pungkasnya




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment