- Jaga Ketahanan Pangan, Pemdes Gondosuli Salurkan Bantuan Beras Tepat Sasaran
- Edukasi Digital RSUD Campurdarat , Menjaga Vitalitas Jantung di Tengah Tren Olahraga Urban
- Musrenbangdes Desa Dukuh: Membedah Usulan Prioritas Menuju RKP 2027
- Gubernur Jatim Tunjuk Ahmad Baharudin Laksanakan Tugas Bupati Tulungagung
- Plt. Bupati Tulungagung Ajak IPSI Perkuat Komitmen \'Jogo Tulungagung\' di Muskablub 2026
- Plt Bupati Tulungagung Hadiri Pelantikan Pengurus IDI Cabang 2025-2028
- Plt. Bupati Ahmad Baharudin Kawal Kunjungan Menag di UIN SATU Tulungagung
- Instruksi Plt Bupati Tulungagung: ASN Dilarang Lengah, Pelayanan Publik Harga Mati
- Pertahankan Reputasi Kelas Dunia, RSUD dr. Iskak Tulungagung Perkuat Kompetensi Etika dan Komunikasi
- Pemdes Salakkembang Terima Monev APBDes Semester II, Wujudkan Pengelolaan Anggaran Transparan
Pemdes Ketanon Optimalkan BK untuk Infrastruktur, Warga Nilai Pembangunan Tepat Sasaran

TULUNGAGUNG — Pemerintah Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, terus mengoptimalkan pemanfaatan Bantuan Keuangan (BK) Kabupaten untuk mendukung pembangunan infrastruktur desa yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Program tersebut dinilai mampu menjawab persoalan akses dan mobilitas warga di lingkungan desa.
Kepala Desa Ketanon, Masrur, S.Ag, menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas karena berkaitan langsung dengan aktivitas sehari-hari warga.
Baca Lainnya :
- Saring Putra-Putri Terbaik, Penjaringan Perangkat Desa Tanggunggunung Berlangsung Kondusif0
- Pembangunan Jalan Usaha Tani di Desa Krosok Mulai Direalisasikan0
- Program TPS3R Boyolangu Hampir Rampung, Dukung Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat0
- Pemdes Tanggulwelahan Bersinergi dengan Polsek Besuki Wujudkan Program Ketahanan Pangan Melalui Pena0
- Longsor Parah di Geger–Pagerwojo, Kades Desak BPBD Turun Tangan Serius0
“Infrastruktur jalan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, aktivitas warga menjadi lebih lancar dan produktif,” kata Masrur.
Masrur menjelaskan, penentuan program yang dibiayai melalui BK tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melalui musyawarah desa yang melibatkan unsur masyarakat, perangkat desa, dan lembaga desa.
Menurutnya, pendekatan partisipatif tersebut penting agar pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
“Kami ingin setiap rupiah anggaran yang digunakan memberikan manfaat nyata. Karena itu, aspirasi warga menjadi dasar utama dalam perencanaan pembangunan,” jelasnya.
Pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan Pemerintah Desa Ketanon mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai perbaikan akses jalan memberikan dampak langsung terhadap kenyamanan dan kelancaran aktivitas sehari-hari, baik untuk bekerja maupun kegiatan sosial.
Salah satu warga, Heru Slamet, menyebut pembangunan tersebut dirasakan manfaatnya oleh banyak pihak.
“Jalan yang lebih baik jelas membantu warga. Sekarang lebih nyaman dan aman dilewati, terutama saat ramai aktivitas,” ujarnya.
Pemerintah Desa Ketanon menegaskan komitmennya untuk terus mengelola anggaran secara transparan dan bertanggung jawab. Setiap kegiatan yang bersumber dari BK akan dilaporkan sesuai ketentuan dan siap untuk diawasi oleh pihak terkait.
Masrur berharap dukungan dari pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat dapat terus terjaga demi kelanjutan pembangunan desa.
“Pembangunan desa adalah kerja bersama. Dengan sinergi yang baik, kami optimistis Desa Ketanon bisa terus berkembang dan masyarakat semakin sejahtera,” pungkasnya.











