- Polres Tulungagung Bongkar Lokasi Perjudian Sabung Ayam Dan Dadu di Desa Bono
- Plt Bupati Tulungagung Ajak PKB Bersinergi Kawal Pembangunan dan Jaga Kondusifitas Daerah
- Buka Jalan Rabat Beton Desa Manding, Plt. Bupati Tulungagung Juga Salurkan Bansos
- Plt Bupati Tulungagung,Kesaktian Pancasila Jadi Pemantik Kemajuan dan Kondusivitas Daerah
- RSUD dr. Iskak Tulungagung Ditunjuk Jadi Pilot Project Reformasi Kebijakan Strategis JKN Kemenkes RI
- Kawal DBHCHT 2026, Kominfo Tulungagung Pastikan Penggunaan Dana Cukai Transparan
- Ketok Palu P-APBD 2026, DPRD Tulungagung Kasih 12 Catatan Penting
- Plt. Bupati Tulungagung Baharudin Pimpin Apel Kebangsaan 3 Pilar
- Plt. Bupati Tulungagung Lepas Dua Tim Muda ke Piala Suratin Jatim
- Polres Tulungagung Kembali Edukasi Pelajar, 180 Siswa SMAN 1 Kalidawir Belajar Manfaatkan AI
Pemdes Tanggulwelahan Bersinergi dengan Polsek Besuki Wujudkan Program Ketahanan Pangan Melalui Pena

Tulungagung – Pemerintah Desa (Pemdes) Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Bersinergi dengan Polsek Besuki, Pemdes menggelar kegiatan penanaman berbagai jenis tanaman sayuran di pekarangan rumah warga dengan sistem polibek.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 02 Maret 2025 dan dipusatkan di dua wilayah, yakni RT 02 RW 01 dan RT 02 RW 03. Warga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.
Adapun jenis tanaman yang ditanam meliputi cabai, tomat, terong, sawi, serta beberapa jenis sayuran lain yang mudah dirawat dan bermanfaat untuk kebutuhan dapur sehari-hari. Selain memberikan bibit, Pemdes juga melakukan pendampingan agar tanaman warga bisa tumbuh dengan baik dan berkelanjutan.
Baca Lainnya :
Kepala Desa Tanggulwelahan, Suhadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar penanaman, tetapi juga bentuk nyata upaya pemerintah desa dalam memperkuat kemandirian ekonomi warga melalui sektor pertanian rumah tangga.
“Kami ingin masyarakat Tanggulwelahan memiliki kesadaran bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari lingkungan terdekat, yaitu halaman rumah sendiri. Melalui penanaman sistem polibek ini, lahan sempit pun bisa dimanfaatkan secara produktif,” ujar Suhadi.
Lebih lanjut, Suhadi menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan wujud sinergi antara pemerintah desa dan kepolisian dalam menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polsek Besuki yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan berkembang. Selain membantu mencukupi kebutuhan pangan keluarga, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antarwarga serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” imbuhnya.
Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan bahan makanan, tetapi juga soal kemandirian dan kepedulian lingkungan. Dengan menanam di pekarangan, warga turut menjaga ketahanan pangan lokal, menghemat pengeluaran rumah tangga, serta ikut menjaga kelestarian lingkungan desa.
Sementara itu, pihak Polsek Besuki yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap langkah yang diambil Pemdes Tanggulwelahan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Desa Tanggulwelahan menunjukkan bahwa upaya mewujudkan ketahanan pangan bisa dimulai dari rumah tangga, dengan dukungan semua pihak untuk menuju masyarakat desa yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing tinggi.











