Pulosari Juara Lewat Drama Adu Penalti, Plt Bupati Tulungagung Tutup Rejoagung Cup 2026

By admin 03 Mei 2026, 19:56:22 WIB Olahraga
Pulosari Juara Lewat Drama Adu Penalti, Plt Bupati Tulungagung Tutup Rejoagung Cup 2026

TULUNGAGUNG – Stadion Rejoagung bergemuruh pada Minggu sore (3/5/2026) saat menggelar laga puncak turnamen sepak bola bergengsi, Rejoagung Cup 2026. Pertandingan final yang mempertemukan Desa Sobontoro melawan Desa Pulosari tersebut dihadiri langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, SM., MM.

​Turnamen yang telah berlangsung selama 22 hari ini diikuti oleh 24 tim desa dari seluruh penjuru Kabupaten Tulungagung. Tingginya tensi pertandingan dan gengsi antar desa membuat tribun stadion dipadati oleh ribuan suporter yang datang memberikan dukungan penuh bagi tim kesayangan mereka.

​Dalam sambutannya sebelum kick-off dimulai, Plt Bupati Ahmad Baharudin memberikan apresiasi mendalam kepada panitia penyelenggara dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, Rejoagung Cup bukan sekadar ajang adu strategi di lapangan hijau, melainkan simbol persatuan warga.

Baca Lainnya :

​"Inilah semangat kebersamaan yang luar biasa. Sepak bola mampu menyatukan perbedaan dan membangkitkan gairah sportivitas. Saya bangga melihat antusiasme warga Tulungagung yang begitu tinggi. Selamat bertanding kepada kedua tim finalis, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan yang terbaik untuk desa masing-masing," ujar Ahmad Baharudin di hadapan ribuan penonton.

Pertandingan final berjalan sangat alot dan penuh drama. Kedua tim saling jual beli serangan sepanjang waktu normal, namun hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap imbang. Penentuan juara akhirnya harus diselesaikan melalui babak adu penalti yang mendebarkan.

​Keberuntungan dan ketenangan berpihak pada Desa Pulosari. Mereka berhasil keluar sebagai juara Rejoagung Cup 2026 setelah memenangkan drama adu penalti tersebut.

Usai pertandingan, Plt Bupati yang didampingi oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung serta Camat setempat, menyerahkan langsung trofi bergilir dan hadiah kepada para pemenang.

​Beliau menegaskan bahwa turnamen seperti ini merupakan investasi penting bagi masa depan sepak bola di Tulungagung. "Ajang seperti Rejoagung Cup harus terus kita lestarikan. Ini adalah wadah pembinaan bakat usia muda sekaligus ajang mencari bibit-bibit pesepak bola handal asli Tulungagung," tambahnya.

​Dengan berakhirnya gelaran tahun ini, diharapkan semangat olahraga di Kabupaten Tulungagung terus meningkat dan mampu melahirkan atlet-atlet yang bisa mengharumkan nama daerah di kancah regional maupun nasional di masa mendatang.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment