Revitalisasi SMPN 2 Kalidawir Disorot Tajam
Insights Hunter Menantang Perencana Buka Spesifikasi, Jangan Sembunyi di Balik Kata “Sudah Diverifikasi”

By admin 12 Des 2025, 14:13:31 WIB Berita Daerah
Revitalisasi SMPN 2 Kalidawir Disorot Tajam

Merahputihupdate.com

TULUNGAGUNG, MPU — Polemik pembangunan Revitalisasi SMP Negeri 2 Kalidawir makin memanas. Proyek dengan pagu anggaran Rp 736 juta itu kini menjadi sorotan tajam setelah Insights Hunter, gabungan LSM dan media, menemukan dugaan penggunaan kayu wadang untuk struktur atap bangunan — material yang dikenal memiliki ketahanan rendah dan tidak ideal untuk bangunan sekolah.

Ketua Insights Hunter, Cristian, menyebut temuan dugaan tersebut sebagai indikasi awal yang tidak bisa dibiarkan.

Baca Lainnya :

“Kami turun ke lapangan, melihat langsung, dan ada dugaan penggunaan kayu yang tidak sesuai standar. Lalu ketika kami minta klarifikasi, perencana hanya bilang perencanaan sudah diverifikasi. Itu jawaban yang menghindar,” tegas Cristian.

LSM: Jawaban Perencana Terlalu Normatif, Tidak Menjawab Substansi

Menurut Cristian, jawaban perencana bahwa “semua sudah diverifikasi pihak-pihak terkait” justru memunculkan tanda tanya lebih besar.

“Fokus pertanyaannya: material apa yang direncanakan? Kayu apa yang tercantum di RAB? Kenapa itu tidak dijawab? Publik butuh fakta, bukan kalimat normatif yang bisa dipakai pada proyek apa pun,” ujar Cristian.

Ia menegaskan bahwa kayu wadang memiliki kelas kuat III dan kelas awet IV, jauh dari standar material ideal untuk struktur utama bangunan sekolah.

“Kalau perencana merasa benar, buka saja spesifikasinya. Transparan. Jangan berlindung di balik kalimat aman,” ujarnya.

Insights Hunter: Jangan Sampai Ada Manipulasi Material

Kekhawatiran terbesar LSM adalah kemungkinan adanya penurunan kualitas material yang berdampak pada kekuatan bangunan dan berpotensi merugikan keuangan negara.

“Kami tidak menuduh. Tapi kalau jawaban perencana mengambang, wajar kalau dugaan publik makin kuat. Ingat, ini pembangunan pakai uang rakyat. Setiap rupiah harus jelas ke mana larinya,” kata Cristian.

Pengawasan Akan Ditingkatkan, Langkah Lanjutan Siap Diambil

Cristian menegaskan, jika pihak perencana tetap menghindari penjelasan spesifik, Insights Hunter akan:

  • Mengirim permintaan klarifikasi lanjutan secara resmi
  • Menghubungi PPK dan pengawas lapangan
  • Meminta pemeriksaan lebih jauh oleh instansi terkait
  • Mempublikasikan temuan lapangan secara berkala

“Kami tidak akan berhenti sampai jawaban jelas keluar. Bangunan sekolah tidak boleh dikerjakan dengan main-main. Kalau benar, silakan tunjukkan. Kalau ada yang disembunyikan, pasti akan terbongkar,” tegasnya.

Penutup

Proyek revitalisasi SMPN 2 Kalidawir kini berada di tengah polemik keterbukaan informasi. Publik menunggu keberanian perencana untuk membuka spesifikasi material secara terbuka, bukan sekadar berlindung di balik kalimat verifikasi.

Insights Hunter memastikan akan terus mengawal dan tidak ragu menyampaikan perkembangan terbaru ke masyarakat.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment