- Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Plt Bupati Tulungagung Dorong Sinergi Lintas Sektor
- Bhabinkamtibmas Desa Boro Brigadir M. VICKY NORNANDA, S.H. Melaksanakan monitoring penanaman jagung
- Ramai Jadi Perbincangan, Ada Apa di Balik Proyek JUT Rp63 Juta Desa Sukorejo Kulon?
- Plt. Bupati Tulungagung Pimpin Upacara Kolaboratif Tiga Hari Besar Nasional 2026
- Sinergi Asta Cita, Langkah Nyata Polri Dorong Swasembada Jagung
- Double Momentum di Dapur MBG Kepuhrejo,Peringati Idul Adha Sekaligus Genap Setahun Berkiprah
- Kabag SDM Polres Tulungagung Monitoring Tanaman Jagung di Desa Bendungan
- Sambil Ngopi dan Jagong Santai, Sekjen LSM BERANTASS Bereaksi Keras Soal Polemik KP-SPAM
- UPACARA PERINGATAN HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-118 SMKN 1 REJOTANGAN 20 Mei 2026
- Kasus Distributor Susu Ultra di Kalidawir , Klarifikasi Mertua Tuai Tanda Tanya
Bappeda Dorong Percepatan Geopark Wajakensis, Tulungagung Terima Penghargaan dari Gubernur Jatim

TULUNGAGUNG, MPU — Komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam mengembangkan Geopark Wajakensis kembali mendapat pengakuan. Pada tahun 2025, Tulungagung meraih Penghargaan Pengembangan Geopark yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai bentuk apresiasi atas upaya pembangunan geopark yang dinilai konsisten, terukur, dan progresif.
Penghargaan tersebut diterima oleh Drs. Johanes Bagus Kuncoro, M.Si, Kepala Bappeda Tulungagung, yang selama ini memimpin langsung proses perencanaan, penguatan data, hingga koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan geopark sebagai ikon baru pembangunan daerah.
Baca Lainnya :
- Bupati Tulungagung Hadiri Sosialisasi Akbar Kesbangpol0
- Bupati Tulungagung Kukuhkan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tulungag0
- RSUD Campurdarat Peringati HUT ke-3 dengan Tasyakuran dan Doa Bersama0
- Dukcapil Tulungagung Luncurkan Gerdu Kalimasada0
- Paripurna DPRD Tulungagung Tegaskan Komitmen Legislasi dan Penguatan Pembangunan Daerah 20260
Pengembangan Geopark Jadi Prioritas Daerah
Dalam beberapa tahun terakhir, Bappeda Tulungagung menjadikan pengembangan Geopark Wajakensis sebagai salah satu program strategis yang berorientasi jangka panjang. Program ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek pariwisata, tetapi juga pada pelestarian lingkungan, edukasi geologi, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Drs. Johanes Bagus Kuncoro, M.Si menyampaikan bahwa geopark bukan proyek instan, melainkan bagian dari arah pembangunan berkelanjutan yang membutuhkan riset mendalam dan keterlibatan masyarakat.
“Geopark Wajakensis adalah identitas baru Tulungagung. Kami ingin menjadikannya pusat edukasi, konservasi, dan ekonomi lokal yang berkembang secara berkelanjutan,” ujar Bagus.
Bappeda telah melakukan berbagai langkah kunci, termasuk pemetaan geosite, dokumentasi ilmiah, penyusunan berkas pengajuan aspiring geopark nasional, serta penguatan kapasitas desa dan kelompok wisata.
Khofifah: Tulungagung Sangat Progresif
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memuji langkah Tulungagung yang dianggap paling siap dan paling cepat dalam memajukan geopark di kawasan selatan Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa geopark adalah program masa depan yang menghubungkan pendidikan, ekonomi, dan pelestarian alam dalam satu paket pembangunan.
“Tulungagung menunjukkan langkah yang sangat progresif. Penghargaan ini kami berikan karena keberhasilan mereka membangun konsep geopark yang kuat dan melibatkan banyak pihak,” ujar Khofifah.
Ia berharap keberhasilan Tulungagung dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten lain yang sedang menyiapkan geopark di wilayahnya.
Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan
Bappeda Tulungagung terus memperluas kerja sama dengan Perhutani, akademisi, komunitas geologi, hingga Pokdarwis di berbagai desa. Kolaborasi ini dinilai menjadi kekuatan utama dalam menyiapkan geosite dan memastikan aspek konservasi berjalan beriringan dengan pengembangan ekowisata.
Selain itu, beberapa kegiatan seperti seminar nasional, workshop pengelolaan geopark, serta verifikasi lapangan yang melibatkan ahli geologi turut memperkuat kelayakan Geopark Wajakensis menuju penilaian nasional.
Menuju Pengakuan Geopark Nasional
Dengan diraihnya penghargaan tingkat provinsi, Tulungagung semakin percaya diri untuk melangkah ke tahap berikutnya: penetapan sebagai Geopark Nasional.
Drs. Johanes Bagus Kuncoro menegaskan bahwa pihaknya akan mempercepat penyempurnaan dokumen, memperkuat kualitas geosite, dan meningkatkan peran masyarakat dalam pengelolaan kawasan.
“Kami berharap tahun ini menjadi momen penting. Setelah ini, fokus kami adalah memenuhi seluruh indikator dan memastikan Geopark Wajakensis siap menjalani verifikasi nasional,” ungkapnya.











