Bappeda Dorong Percepatan Geopark Wajakensis, Tulungagung Terima Penghargaan dari Gubernur Jatim

By admin 11 Des 2025, 10:11:11 WIB Berita Daerah
Bappeda Dorong Percepatan Geopark Wajakensis, Tulungagung Terima Penghargaan dari Gubernur Jatim

Merahputihupdate.com

TULUNGAGUNG, MPU — Komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam mengembangkan Geopark Wajakensis kembali mendapat pengakuan. Pada tahun 2025, Tulungagung meraih Penghargaan Pengembangan Geopark yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai bentuk apresiasi atas upaya pembangunan geopark yang dinilai konsisten, terukur, dan progresif.

Penghargaan tersebut diterima oleh Drs. Johanes Bagus Kuncoro, M.Si, Kepala Bappeda Tulungagung, yang selama ini memimpin langsung proses perencanaan, penguatan data, hingga koordinasi lintas sektor dalam mewujudkan geopark sebagai ikon baru pembangunan daerah.

Baca Lainnya :

Pengembangan Geopark Jadi Prioritas Daerah

Dalam beberapa tahun terakhir, Bappeda Tulungagung menjadikan pengembangan Geopark Wajakensis sebagai salah satu program strategis yang berorientasi jangka panjang. Program ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek pariwisata, tetapi juga pada pelestarian lingkungan, edukasi geologi, dan pemberdayaan masyarakat lokal.


Drs. Johanes Bagus Kuncoro, M.Si menyampaikan bahwa geopark bukan proyek instan, melainkan bagian dari arah pembangunan berkelanjutan yang membutuhkan riset mendalam dan keterlibatan masyarakat.

“Geopark Wajakensis adalah identitas baru Tulungagung. Kami ingin menjadikannya pusat edukasi, konservasi, dan ekonomi lokal yang berkembang secara berkelanjutan,” ujar Bagus.

Bappeda telah melakukan berbagai langkah kunci, termasuk pemetaan geosite, dokumentasi ilmiah, penyusunan berkas pengajuan aspiring geopark nasional, serta penguatan kapasitas desa dan kelompok wisata.

Khofifah: Tulungagung Sangat Progresif

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memuji langkah Tulungagung yang dianggap paling siap dan paling cepat dalam memajukan geopark di kawasan selatan Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Khofifah menegaskan bahwa geopark adalah program masa depan yang menghubungkan pendidikan, ekonomi, dan pelestarian alam dalam satu paket pembangunan.

“Tulungagung menunjukkan langkah yang sangat progresif. Penghargaan ini kami berikan karena keberhasilan mereka membangun konsep geopark yang kuat dan melibatkan banyak pihak,” ujar Khofifah.

Ia berharap keberhasilan Tulungagung dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten lain yang sedang menyiapkan geopark di wilayahnya.

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan

Bappeda Tulungagung terus memperluas kerja sama dengan Perhutani, akademisi, komunitas geologi, hingga Pokdarwis di berbagai desa. Kolaborasi ini dinilai menjadi kekuatan utama dalam menyiapkan geosite dan memastikan aspek konservasi berjalan beriringan dengan pengembangan ekowisata.

Selain itu, beberapa kegiatan seperti seminar nasional, workshop pengelolaan geopark, serta verifikasi lapangan yang melibatkan ahli geologi turut memperkuat kelayakan Geopark Wajakensis menuju penilaian nasional.

Menuju Pengakuan Geopark Nasional

Dengan diraihnya penghargaan tingkat provinsi, Tulungagung semakin percaya diri untuk melangkah ke tahap berikutnya: penetapan sebagai Geopark Nasional.

Drs. Johanes Bagus Kuncoro menegaskan bahwa pihaknya akan mempercepat penyempurnaan dokumen, memperkuat kualitas geosite, dan meningkatkan peran masyarakat dalam pengelolaan kawasan.

“Kami berharap tahun ini menjadi momen penting. Setelah ini, fokus kami adalah memenuhi seluruh indikator dan memastikan Geopark Wajakensis siap menjalani verifikasi nasional,” ungkapnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment