- Kades Kendalbulur Anang Mustofa Resmi Lantik Dua Kasi Baru untuk Mantapkan Tata Kelola Desa
- Plt Bupati Ahmad Baharudin Pimpin Pembagian 10.000 Bendera Merah Putih Sambut HUT Ke-81 RI
- Plt Bupati Tulungagung Buka Gerakan Pangan Murah 2026, Tegaskan Stok Pangan Aman dan Terjangkau
- Plt. Bupati Tulungagung Buka Tantingan Calon Paskibraka 2026
- Plt. Bupati Tulungagung Hadiri Paripurna DPRD, Sahkan 9 Perda hingga Sepakati KUA-PPAS 2027
- Pimpin Polres Tulungagung, AKBP Wiwin Tekankan Integritas dan Sinergi
- DPRD Tulungagung Gelar Paripurna 3 Agenda Utama - Dari Pertanggungjawaban APBD hingga Pelantikan PAW
- Mantapkan Standar Mutu Pelayanan, RSUD dr. Iskak Jalani Survei Akreditasi Bersama LARS-DHP
- Beraksi di 20 TKP, Dua Jambret Lintas Wilayah Digulung Polres Tulungagung
- Peringati 1448 H, Pemdes Rejosari Santuni Yatim/Piatu lewat Istighosah Dan Sholawat Jabal Syafaat
Bupati Tulungagung Kukuhkan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tulungag

TULUNGAGUNG, MPU – Sektor kerajinan lokal Tulungagung mendapat suntikan optimisme baru. Bupati Gatut Sunu Wibowo menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) tidak akan tinggal diam, bahkan siap “turun gunung” untuk memajukan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kerajinan di daerahnya.
Pernyataan tegas ini disampaikan Bupati Gatut usai Pengukuhan pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tulungagung masa bakti 2025-2030 pada Jumat (5/12).
Menurutnya, pengukuhan pengurus baru ini adalah langkah awal dari upaya sistematis Pemkab untuk memastikan kerajinan lokal bisa melaju pesat dan bersaing di bawah naungan Dekranasda yang baru.
Baca Lainnya :
- RSUD Campurdarat Peringati HUT ke-3 dengan Tasyakuran dan Doa Bersama0
- Dukcapil Tulungagung Luncurkan Gerdu Kalimasada0
- Paripurna DPRD Tulungagung Tegaskan Komitmen Legislasi dan Penguatan Pembangunan Daerah 20260
- SPPG Karangtalun Perkuat Ketahanan Gizi Siswa Lewat Program Makan Bergizi Gratis0
- Kapolres Kembali Resmikan 5 Sumur Bor Bantuan Polres Tulungagung, Total 22 Sumur Bor di 8 Kecamatan 0
Bupati Gatut Wibowo secara lugas menjanjikan adanya intervensi dan keberpihakan penuh dari pemerintah daerah. Ia yakin bahwa dengan campur tangan Pemkab, kemajuan pesat perajin dapat terwujud dalam kurun waktu satu hingga tiga tahun ke depan.
”Saya yakin atas campur tangan pemerintah, satu tahun atau dua tahun, tiga tahun ke depan perajin UMKM yang ada di Tulungagung akan lebih maju pesat,” tegasnya.
Komitmen Bupati tidak berhenti pada janji dukungan. Ia bahkan berencana untuk melakukan pemantauan ketat dan turun langsung ke lapangan setelah awal tahun. Tujuannya jelas: menyerap aspirasi dan mengetahui secara detail berbagai persoalan yang dihadapi perajin, mulai dari kebutuhan modal, keluhan, hingga bentuk dukungan lainnya yang diperlukan.
”Saya akan selalu memonitor, saya akan selalu amati pergerakan ini. Insyaallah nanti ke depan setelah awal tahun itu saya akan turun langsung (untuk menampung) bagaimana keluhannya selama ini, permintaannya apa,” ungkapnya.
Gatut menegaskan bahwa memajukan kerajinan adalah tugas bersama, bukan hanya tanggung jawab perajin. Oleh karena itu, ia mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk merumuskan kebijakan yang benar-benar pro-UMKM dan bersinergi demi kemajuan sektor ini.
Diharapkan, dengan kepengurusan Dekranasda yang baru dan komitmen kuat dari Bupati, kerajinan khas Tulungagung akan segera menjadi pilar ekonomi daerah yang kuat.











