- Polres Tulungagung Bongkar Lokasi Perjudian Sabung Ayam Dan Dadu di Desa Bono
- Plt Bupati Tulungagung Ajak PKB Bersinergi Kawal Pembangunan dan Jaga Kondusifitas Daerah
- Buka Jalan Rabat Beton Desa Manding, Plt. Bupati Tulungagung Juga Salurkan Bansos
- Plt Bupati Tulungagung,Kesaktian Pancasila Jadi Pemantik Kemajuan dan Kondusivitas Daerah
- RSUD dr. Iskak Tulungagung Ditunjuk Jadi Pilot Project Reformasi Kebijakan Strategis JKN Kemenkes RI
- Kawal DBHCHT 2026, Kominfo Tulungagung Pastikan Penggunaan Dana Cukai Transparan
- Ketok Palu P-APBD 2026, DPRD Tulungagung Kasih 12 Catatan Penting
- Plt. Bupati Tulungagung Baharudin Pimpin Apel Kebangsaan 3 Pilar
- Plt. Bupati Tulungagung Lepas Dua Tim Muda ke Piala Suratin Jatim
- Polres Tulungagung Kembali Edukasi Pelajar, 180 Siswa SMAN 1 Kalidawir Belajar Manfaatkan AI
Buka Rakorkab PKH, Bupati Gatut Sunu - Kualitas SDM Kunci Utama Penuntasan Kemiskinan

merahputihupdate.com
TULUNGAGUNG – Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menegaskan bahwa keberhasilan Program Keluarga Harapan (PKH) tidak hanya bergantung pada besarnya bantuan finansial, tetapi sangat ditentukan oleh kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pendamping di lapangan.
Baca Lainnya :
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Kabupaten (Rakorkab) sekaligus agenda Peningkatan Kapasitas SDM PKH Kabupaten Tulungagung pada Kamis (8/1/2026).
Di hadapan jajaran Dinas Sosial, Tim SDM PKH Provinsi Jawa Timur, serta para pendamping PKH tingkat kecamatan, Bupati menekankan bahwa Rakorkab ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan mengevaluasi pelaksanaan program agar tetap tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
"PKH adalah instrumen utama pemerintah dalam percepatan penanggulangan kemiskinan. Program ini tidak boleh berjalan biasa-biasa saja; harus memberikan dampak nyata bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM)," tegas Gatut Sunu.
Meskipun PKH bertujuan memutus rantai kemiskinan antar-generasi melalui akses pendidikan dan kesehatan, Bupati mengakui masih ada tantangan besar yang harus dihadapi, terutama terkait validitas data di lapangan.
"Persoalan akurasi data, efektivitas pendampingan, serta upaya mendorong kemandirian keluarga penerima manfaat masih menjadi pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gatut Sunu juga mengingatkan para peserta untuk memegang teguh arahan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), yaitu prinsip "Bekerja, Bergerak, dan Berdampak".
Ia meminta agar setiap program tidak hanya terjebak pada rutinitas administratif, melainkan menghasilkan perubahan taraf hidup yang signifikan bagi masyarakat.
Bupati menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam mendukung seluruh program penanggulangan kemiskinan. Ia optimis, dengan kerja kolaboratif dan dedikasi tinggi dari para pendamping, angka kemiskinan di Tulungagung dapat ditekan secara maksimal.











