- Polres Tulungagung Bongkar Lokasi Perjudian Sabung Ayam Dan Dadu di Desa Bono
- Plt Bupati Tulungagung Ajak PKB Bersinergi Kawal Pembangunan dan Jaga Kondusifitas Daerah
- Buka Jalan Rabat Beton Desa Manding, Plt. Bupati Tulungagung Juga Salurkan Bansos
- Plt Bupati Tulungagung,Kesaktian Pancasila Jadi Pemantik Kemajuan dan Kondusivitas Daerah
- RSUD dr. Iskak Tulungagung Ditunjuk Jadi Pilot Project Reformasi Kebijakan Strategis JKN Kemenkes RI
- Kawal DBHCHT 2026, Kominfo Tulungagung Pastikan Penggunaan Dana Cukai Transparan
- Ketok Palu P-APBD 2026, DPRD Tulungagung Kasih 12 Catatan Penting
- Plt. Bupati Tulungagung Baharudin Pimpin Apel Kebangsaan 3 Pilar
- Plt. Bupati Tulungagung Lepas Dua Tim Muda ke Piala Suratin Jatim
- Polres Tulungagung Kembali Edukasi Pelajar, 180 Siswa SMAN 1 Kalidawir Belajar Manfaatkan AI
Tim Satgas Pangan Polda Bali Temukan Harga Beras Diatas HET

Bali, MPU - Menjaga stabilitas harga pangan di Provinsi Bali, Kepolisian Daerah bersinergi dengan Bulog Provinsi Bali dan Instansi Terkait menggelar Sidak terhadap sejumlah retail modern dan pasar Tradisional khususnya beras pada, pada Minggu (26/10/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Bali, AKBP William Wilman Sitorus, S.I.K., M.H. didampingi Pemimpin Wilayah Perum BULOG Provinsi Bali, M. Anwar dan Stakeholder terkait.
Pada pelaksanaan sidak tersebut, tim gabungan menemukan salah satu toko yakni Toko Sembako Kamila di wilayah Pasar Kreneng, Denpasar yang menjual beras dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan Pemerintah.
Baca Lainnya :
Terkait adanya temuan tersebut Polda Bali dan instansi terkait memberikan surat teguran resmi kepada Toko Sembako tersebut agar tidak kembali menjual beras di atas harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Selanjutnya tim gabungan menggelar Sidak di Pasar Modern Lotte Mart, Denpasar. Dari hasil Sidak tersebut, tim gabungan tidak menemukan harga beras dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan Pemerintah.
Langkah ini merupakan bentuk komitmen Polda Bali bersama instansi terkait untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga pangan, serta mencegah adanya praktik yang merugikan konsumen dalam hal ini masyarakat Bali.
Dengan sinergi lintas sektor, diharapkan stabilitas harga pangan di Provinsi Bali dapat terus terjaga dan tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.











