- Polres Tulungagung Bongkar Lokasi Perjudian Sabung Ayam Dan Dadu di Desa Bono
- Plt Bupati Tulungagung Ajak PKB Bersinergi Kawal Pembangunan dan Jaga Kondusifitas Daerah
- Buka Jalan Rabat Beton Desa Manding, Plt. Bupati Tulungagung Juga Salurkan Bansos
- Plt Bupati Tulungagung,Kesaktian Pancasila Jadi Pemantik Kemajuan dan Kondusivitas Daerah
- RSUD dr. Iskak Tulungagung Ditunjuk Jadi Pilot Project Reformasi Kebijakan Strategis JKN Kemenkes RI
- Kawal DBHCHT 2026, Kominfo Tulungagung Pastikan Penggunaan Dana Cukai Transparan
- Ketok Palu P-APBD 2026, DPRD Tulungagung Kasih 12 Catatan Penting
- Plt. Bupati Tulungagung Baharudin Pimpin Apel Kebangsaan 3 Pilar
- Plt. Bupati Tulungagung Lepas Dua Tim Muda ke Piala Suratin Jatim
- Polres Tulungagung Kembali Edukasi Pelajar, 180 Siswa SMAN 1 Kalidawir Belajar Manfaatkan AI
Perkuat Literasi Keuangan, Dinas Pendidikan Tulungagung Bekali Guru Lewat Kurikulum (Cha-Ching)

TULUNGAGUNG – Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung mengambil langkah strategis dalam mempersiapkan Generasi Emas melalui penguatan kecakapan hidup (life skill). Bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Ibu Deni Susanti, A.P., M.M., secara resmi membuka kegiatan Training of Teachers (ToT) Cha-Ching Curriculum pada Rabu, 8 April 2026.
Program ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung dengan Yayasan Prestasi Junior Indonesia (PJI). Fokus utamanya adalah membekali para pendidik dengan metode pengajaran literasi keuangan yang interaktif dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar.
Baca Lainnya :
- Dicari: Manajer Administrasi yang Pandai Mengajar0
- Klarifikasi Kepala SMAN 1 Kauman Dipertanyakan, Video Viral Ungkap Dugaan Tekanan Sumbangan Komite0
Dalam sambutannya, Ibu Deni Susanti menekankan bahwa literasi keuangan bukan lagi sekadar pengetahuan tambahan, melainkan kebutuhan dasar di era modern.
"Kita ingin anak-anak di Tulungagung tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dalam mengelola sumber daya. Melalui Kurikulum Cha-Ching, kita meletakkan batu pertama bagi kemandirian finansial mereka di masa depan," ujar beliau.
Program ini dirancang khusus untuk siswa kelas V Sekolah Dasar dengan pendekatan yang mudah dipahami. Terdapat empat konsep utama yang menjadi pilar pembelajaran:
Earn (Mendapatkan): Memberikan pemahaman mengenai konsep bekerja dan cara memperoleh penghasilan secara halal dan kreatif.
Save (Menabung): Menanamkan kedisiplinan menyisihkan uang untuk tujuan jangka panjang dan dana darurat.
Spend (Membelanjakan): Mengajarkan cara membedakan antara 'keinginan' dan 'kebutuhan' agar bijak dalam mengonsumsi sesuatu.
Donate (Menyumbang): Menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial melalui berbagi kepada sesama yang membutuhkan.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 8 hingga 10 April 2026, ini mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari insan pendidikan. Kegiatan ini diikuti oleh 334 guru kelas V dari 287 Sekolah Dasar Negeri dan Swasta di seluruh Kabupaten Tulungagung

Melalui pelatihan ini, para guru diharapkan tidak hanya sekadar mengajar, tetapi menjadi fasilitator yang mampu menghidupkan suasana kelas. Dengan alat peraga dan kurikulum yang sudah teruji secara internasional, guru-guru di Tulungagung dipersiapkan untuk menjadi ujung tombak dalam mencetak generasi yang cerdas, mandiri, dan bertanggung jawab.
Yayasan Prestasi Junior Indonesia (PJI) sendiri berkomitmen memberikan pendampingan teknis agar implementasi kurikulum ini di tingkat sekolah dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga nirlaba ini diharapkan menjadi katalisator bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Tulungagung. Dengan bekal literasi keuangan yang matang, siswa-siswi Tulungagung siap menyongsong masa depan yang lebih cerah dan sejahtera.
#DisdikTulungagung #LiterasiKeuangan #ChaChingCurriculum #GenerasiEmas2045 #PendidikanKarakter #TulungagungHebat











