Perkuat Sinergi dari Hulu ke Hilir, Pemkab Tulungagung Gelar FGD Strategi Pengelolaan Sampah

By admin 06 Mar 2026, 19:01:53 WIB Berita Daerah
Perkuat Sinergi dari Hulu ke Hilir, Pemkab Tulungagung Gelar FGD Strategi Pengelolaan Sampah


​TULUNGAGUNG – Masalah pengelolaan sampah masih menjadi tantangan besar yang memerlukan perhatian serius di Kabupaten Tulungagung. Guna mencari solusi efektif, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka Pemilihan Alternatif Strategi Pengelolaan Sampah, Rabu (4/3/2026).

​Bertempat di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Tulungagung, pertemuan ini dipimpin langsung oleh Plt. Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan. Diskusi lintas sektor ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perkim, Dinas Pendidikan, hingga perwakilan kewilayahan seperti Lurah Botoran, Kepala Desa Samar, serta pengelola UPT Pasar Nglempak dan Forum Komunitas Hijau.

​Fokus pada Penguatan Sistem dari Sumber
​Dalam diskusi tersebut terungkap bahwa pengelolaan sampah di Tulungagung perlu diperkuat secara menyeluruh, baik di tingkat hulu maupun hilir. Beberapa poin krusial yang menjadi sorotan meliputi:

​Pengelolaan di Sumber: Optimalisasi pemilahan sampah di sekolah, pasar, dan perkantoran.

​Optimalisasi Fasilitas: Mendorong fungsi TPS3R, rumah kompos, dan bank sampah agar lebih produktif.

​Standarisasi Hilir: Memastikan pengelolaan akhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) memenuhi standar teknis yang ditetapkan.

​"Pemilahan sampah dari sumber adalah langkah kunci. Jika ini berjalan, beban di TPA akan berkurang secara signifikan," ungkap salah satu peserta diskusi.





​Kolaborasi Lintas Sektor
​Sektor pendidikan diharapkan mengambil peran besar melalui program Adiwiyata untuk menanamkan budaya pilah sampah sejak dini. Di sisi lain, peran aktif masyarakat di tingkat desa dan kelurahan, serta manajemen sampah di area komersial seperti pasar, menjadi pilar utama dalam mewujudkan sistem yang berkelanjutan.

​Belajar dari praktik baik di berbagai daerah, keberhasilan tata kelola sampah tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga konsistensi kebijakan, dukungan regulasi, dan partisipasi aktif masyarakat.
​Melalui kolaborasi erat antara pemerintah, komunitas hijau, dan warga, Kabupaten Tulungagung optimis dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sistem pengelolaan sampah yang lebih optimal di masa depan.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment