- Kades Kendalbulur Anang Mustofa Resmi Lantik Dua Kasi Baru untuk Mantapkan Tata Kelola Desa
- Plt Bupati Ahmad Baharudin Pimpin Pembagian 10.000 Bendera Merah Putih Sambut HUT Ke-81 RI
- Plt Bupati Tulungagung Buka Gerakan Pangan Murah 2026, Tegaskan Stok Pangan Aman dan Terjangkau
- Plt. Bupati Tulungagung Buka Tantingan Calon Paskibraka 2026
- Plt. Bupati Tulungagung Hadiri Paripurna DPRD, Sahkan 9 Perda hingga Sepakati KUA-PPAS 2027
- Pimpin Polres Tulungagung, AKBP Wiwin Tekankan Integritas dan Sinergi
- DPRD Tulungagung Gelar Paripurna 3 Agenda Utama - Dari Pertanggungjawaban APBD hingga Pelantikan PAW
- Mantapkan Standar Mutu Pelayanan, RSUD dr. Iskak Jalani Survei Akreditasi Bersama LARS-DHP
- Beraksi di 20 TKP, Dua Jambret Lintas Wilayah Digulung Polres Tulungagung
- Peringati 1448 H, Pemdes Rejosari Santuni Yatim/Piatu lewat Istighosah Dan Sholawat Jabal Syafaat
Peringati Hari Santri, Polres Tulungagung Bagikan 15 Ton Beras untuk 60 Ponpes

Tulungagung, MPU – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional sekaligus memperkuat hubungan dengan lembaga keagamaan, Polres Tulungagung Polda Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial berupa 15 ton beras kepada 60 pondok pesantren yang tersebar di Kabupaten Tulungagung.
Penyaluran bantuan tersebut dipimpin oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, bersama para Pejabat Utama (PJU) Polres Tulungagung. Prosesi penyerahan dilakukan secara simbolis di Pondok Pesantren Al Fattahiyah, Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan kami kepada pondok pesantren di Tulungagung,” ujar AKBP Taat saat memberikan keterangan, Sabtu (25/10).
Baca Lainnya :
Kapolres menjelaskan, berdasarkan pendataan terdapat 60 pondok pesantren yang tersebar di 19 kecamatan di wilayah Tulungagung. Momentum Hari Santri pada 22 Oktober menjadi ajang untuk memperkuat jalinan silaturahmi dan sinergitas antara kepolisian dan pesantren.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas kerja sama serta komunikasi yang harmonis antara Polres dengan para pengasuh pondok pesantren selama ini,” tambahnya.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes Al Fattahiyah Miren, KH. Muh. Anang Muhsin, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan.
“Ini sebuah kehormatan bagi kami, bahwa Polri memiliki kepedulian yang besar terhadap pesantren dan para santri,” tuturnya.
Ia berharap sinergitas yang terjalin dapat terus dipertahankan, sehingga mampu bersama-sama mewujudkan situasi Tulungagung yang aman dan kondusif.











