- Polres Tulungagung Bongkar Lokasi Perjudian Sabung Ayam Dan Dadu di Desa Bono
- Plt Bupati Tulungagung Ajak PKB Bersinergi Kawal Pembangunan dan Jaga Kondusifitas Daerah
- Buka Jalan Rabat Beton Desa Manding, Plt. Bupati Tulungagung Juga Salurkan Bansos
- Plt Bupati Tulungagung,Kesaktian Pancasila Jadi Pemantik Kemajuan dan Kondusivitas Daerah
- RSUD dr. Iskak Tulungagung Ditunjuk Jadi Pilot Project Reformasi Kebijakan Strategis JKN Kemenkes RI
- Kawal DBHCHT 2026, Kominfo Tulungagung Pastikan Penggunaan Dana Cukai Transparan
- Ketok Palu P-APBD 2026, DPRD Tulungagung Kasih 12 Catatan Penting
- Plt. Bupati Tulungagung Baharudin Pimpin Apel Kebangsaan 3 Pilar
- Plt. Bupati Tulungagung Lepas Dua Tim Muda ke Piala Suratin Jatim
- Polres Tulungagung Kembali Edukasi Pelajar, 180 Siswa SMAN 1 Kalidawir Belajar Manfaatkan AI
Bupati Gatut Sunu Terima Penghargaan Jaranan Senterewe Sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

TULUNGAGUNG– Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., secara resmi menerima sertifikat penghargaan Jaranan Senterewe sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia. Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dalam acara yang berlangsung di Taman Krida Budaya Kota Malang, Minggu (22/02/2026).
Penyerahan sertifikat ini merupakan bentuk pengakuan resmi negara atas eksistensi, nilai historis, serta kekayaan filosofis kesenian tradisional yang tumbuh dan berkembang pesat di tengah masyarakat Tulungagung.
Dalam keterangannya, Bupati Gatut Sunu mengungkapkan rasa bangga yang mendalam atas pencapaian ini. Menurutnya, Jaranan Senterewe bukan sekadar seni pertunjukan rakyat, melainkan representasi karakter masyarakat setempat yang kuat.
Baca Lainnya :
- Dukung Kualitas Gizi Nasional, Bupati Tulungagung Hadiri Rakor Program Makan Bergizi Gratis di Surab0
- Satu Tahun Kepemimpinan Gatut Sunu - Ahmad Baharudin, Dedikasi Tanpa Henti Menuju Tulungagung Maju0
- Perkuat Sinergi Dan Tinjau Proyek Strategis, Pangdam V/Brawijaya Temui Garut Sunu0
- Bupati Gatut Sunu Jajaki Obligasi Daerah Sebagai Solusi Pembiayaan Tulungagung0
- Gelar Sosialisasi PBB-P2 2026, Bupati Tulungagung Targetkan Capaian Melampaui Tahun Sebelumnya0
"Hari ini menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Kami menerima apresiasi atas pengakuan Jaranan Senterewe sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia," ujar Bupati Gatut Sunu. "Jaranan Senterewe yang lahir tahun 1958 bukan sekadar hiburan, tapi simbol semangat, keberanian, dan harmoni masyarakat Tulungagung."
Bupati Gatut Sunu juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas perhatian serta dukungan penuh terhadap pelestarian budaya di daerah. Beliau menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengawal keberlanjutan seni ini melalui berbagai program dukungan.
"Kami berkomitmen untuk terus mendukung pelestarian dan regenerasi pelaku seni. Mari kita jaga dan lestarikan warisan budaya ini demi Tulungagung yang maju dan berbudaya," tambah beliau dengan penuh semangat.
Penguatan Identitas Daerah
Pengakuan WBTB ini kian mempertegas bahwa Jaranan Senterewe adalah identitas sekaligus kekuatan budaya utama masyarakat Tulungagung. Kehadiran pemerintah provinsi dalam prosesi ini memperkuat posisi kesenian tersebut agar tetap eksis dan lestari bagi generasi mendatang.
Acara ini turut dihadiri oleh:
Khofifah Indar Parawansa (Gubernur Jawa Timur)
Evy Afianasari (Kepala Disbudpar Jawa Timur)
Muhammad Ardian Candra (Kepala Disbudpar Tulungagung)
Serta para undangan dan perwakilan penerima penghargaan lainnya.
(PROKOPIM TULUNGAGUNG)











